MEMAHAMI KESETARAAN GENDER DALAM FIQH: Analisis Teori Evolusi Kontinuitas Fiqh

Hulwati Hulwati

Abstract


Gender equality in Islam has orientation on righteous that is part of liberal thought meanwhile there is an opposition from some Muslim that the concept of gender equality is unacceptable one. The presence of Islam which was brought by Muhammad the messenger was to elevate woman position in society. While observing some fiqh books, it is found that the books have masculine nuance and have more alignments on man side. In particular, it is not found any chapters that discuss about woman. That is an interesting commentary on gender bias in fiqh discourse. In order to avoid an historical dichotomy that leads suspicion on fiqh that deals with gender bias, this article tries to discuss how to understand gender equality according to Islamic law (Analysis of Fiqh Continuity Evolution Theory).

Keywords


Gender, Classic Fiqh and Continuity

Full Text:

PDF

References


Adnan Amal, Taufiq. 1998. Islam dan Tantangan Modernitas, Studi atas Pemikiran Hukum Fazlur Rahman. Bandung: Mizan.

Akh. Minhaji. Otoritas, Kontiniutas dan Perubahan dalam Sejarah Pemikiran Ushul Fiqh pada kata pengantar. Amir Mu’allim dan Yusdani. 2005. Ijtihad dan Legislasi Muslim Kontemporer. Yogyakarta: UII Press.

Aliman. 2003. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Prenada Media.

Al-Jabiri, M. ‘Abid. 2009. Binyat aql ‘Arabi. Beirut: Markaz Dirasat al-Wihdah al-‘Arabiyyah.

Al-Qardhawi, Yusuf. 1995. Ijtihad Kontemporer Kode Etik dan Berbagai Penyimpangan, Surabaya: Risalah Gusti.

Amir Syarifuddin. 2005. Meretas Kebekuan Ijtihad Isu-isu Penting Hukum Islam Kontemporer di Indonesia. Jakarta : Ciputat Press.

Amir Mu’alim dan Yusdani. 2002. Ijtihad dan Legislasi Muslim Kontemporer. Yogyakarta: UII Press.

Andik Wahyun Muqoyyidin. 2013. “Wacana Kesetaraan Gender Pemikiran Islam Kontemporer Tentang Gerakan Feminisme Islam. Jurnal Al-Ulum. Vol. 13 No. 2. Desember 2013.

Anjar Nugroho & Zakiyah Daradjat. 2007. Rekonstruksi Fiqh Perempuan: Membangun Fiqh Berkeadilan Gender (Studi Kritis Atas Pemikiran Asghar Ali Engineer, Fatimah Mernissi dan Amina Wadud tentang Perempuan dalam Islam) makalah.files.wordpress.com/2007/07/artikel-publikasi.doc https://Pemikiran Islam.

Ash-Shiddiqi, Hashbi. 1966. Syariah Islam Menjawab Tantangan Zaman. Jakarta: Bulan Bintang.

Buharnudin, Jajat, Oman Fathurahman. 2004. Tentang Perempuan Islam, Wacana dan Gerakan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Budhy Munawar Rachman.tt. Islam Pluralis Wacana Kesetaraan Kaum Beriman. Jakarta: Paramadina.

Fakih, Mansur. 2012. Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Cet. Keempat Belas.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

George Ritzer and Douglas J. Goodman. 2003. Modern Sociological Theory, 6th Edition, diterjemahkan dalam bahasa Indonesia Aliman. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Prenada Media.

Hashim, Syafiq. 2001. Hal-hal Yang Tak Terfikirkan Tentang Isu-isu Keperempuanan dalam Islam. Bandung: Pustaka Mizan.

Herbert Scurman. tt. Agama dalam Dialog, Pencerahan, Peramalan, dan Masa Depan: Petunjuk; Punjung Tulis. Jakarta: BPK Gunung Agung.

Hilary M Lips. 1993. Sex and Gender : an Introduction. California: Myfield Publishing Company.

Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah. 1968. Iclām al-Muwaqicīn can Rabb al-cAlamīn. Qaherah: Maktabah al-Kuliyat al-Azhāriyyah. Ed. ke-2. Jil. 3.

Mailoa Marantika, “Menjadi Muslim apa Maknanya? Gugatan Raffat Hassan dan Fatimah Mernissi atas Kesahihan Hadis Misogini dalam Olaf Herbert Scurman. Agama dalam Dialog., Pencerahan, Peramaian dan Masa Depan Punjung Tulis. Jakarta: BPK Gunung Agung.

Muallim, Amir dan Yusdani. 2002. Ijtihad dan Legislasi Muslim Kontemporer. Yogyakarta: UII Press.

Muhammad, Husein. 2001. Fiqh Perempuan Refleksi Kiai atas Wacana Agama dan Gender Yogyakarta: PT LKIS Pelangi Aksara.

Mukti Ali.1998. Ijtihad dalam pandangan Muhammad Abduh, Ahmad Dahlan dan Muhammad Iqbal. Jakarta: Bulan Bintang.

Murniati ANP. 2004. Getar Gender: Perempuan Indonesia dalam Perspektif Sosial, Politik, Ekonomi, Hukum dan HAM. Magelang: Indoensia Era.

Muslikhati. 2004. Feminisme dan Pemberdayaan Perempuan dalam Timbangan Islam. Jakarta: Gema Insani.

Muhammad Abduh (1849-1905).https://relasigenderblog.wordpress. com/materi-kuliah/44-2/.

Musdah Mulya. 2008. Homosexuals and Homosexuality are Natural and Created by God, thus Permissible within Islam. The Jakarta Post, edisi Jumat (28/3/2008). thttp:/ /www.arrahmah.com/ read/2008 /04/02/1722 -prof- uin- jakarta -halalkan- homoseksual. html#sthash.V54KjleF.dpuf.

M. ‘Abid al-Jabiri. 2009. Binyat Aql ‘Arab. Beirut: Markaz Dirasat al-Wihdah al-‘Arabiyyah.

Nawawi al-Banteni. tt. Uqud al-Lujain fi al-Bayani Huquq al-Zawjayn. tp.

Rahim Afandi Abdul dan Mohd Anwar Ramli.tt. Pemikiran Teologi Islam di Malaysia; satu Analisis: UPSI.

Randy Herdiansyah. 2015. Feminisme Liberal. https://randydiansyah. wordpress.com/2015/01/20/feminisme-liberal/. 20 Januari 2015. Diakses 20 Oktober 2015.

Soetjipto A, Trimayuni P. 2003. Gender dan Hubungan Internasional. Yogyakarta: Jalasutra.

Taupiq Adnan Amal. 1998. Islam dan Tantangan Modernitas, Studi atas Pemikiran Hukum Fazlur Rahman. Bandung: Mizan.

Umar, Nasaruddin. 1999. Argumen Kesetaraan Gender; Perspektif al-Qur’an. Jakarta: Paramadina.

Wikipedia, the free encyclopedia.




DOI: http://dx.doi.org/10.15548/jk.v5i1.112

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


      

      

    

Free counters!

free hit counter

Creative Commons License
Kafa'ah: Journal of Gender Studies is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.