Kebahagiaan Perkawinan Isteri dalam Konsep Perempuan Ideal Jawa

Subhan Ajrin

Abstract


This study illustrates the wife happiness in various cultural metaphors, one of them by using a Javanese cultural perspective. The purpose of this research is to provide conceptual constructions of marriage happiness of wives according to the ideal concept of Javanese women. There are four aspects of marriage happiness, namely harmony, husband and wife attachment, marital intimacy, and economic life.The research finding also found that the Wulas Sari Script contains 13 attitude learning principles besides the ideal woman characteristic.  Among the 13 principles, it was found that there were only 8 points used commonly by the women: obedience, loyality,response, readiness, worship, tenderness, self take care and skillful.This study provides the hypothesis and conceptual basis on the wife marriage in the concept of Javanese ideal women.


Keywords


Happiness, marriage, wife, Javanese culture

Full Text:

PDF

References


Adhim, M. F. (2002). Indahnya pernikahan dini. Gema Insani.

Ahmad, K. B. (2015). Perempuan aceh dalam perspektif antropologi. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 1(2), 37–48.

Ajrin, S. (2017). Kebahagiaan Perkawinan Isteri dalam Konsep Perempuan Ideal Jawa. Kafaah: Journal of Gender Studies, 7(1).

Ardhianita, I., & Andayani, B. (2005). Kepuasan pernikahan ditinjau dari berpacaran dan tidak berpacaran. Jurnal Psikologi, 32(2), 101–111.

Arikunto, S. (2009). Sikap manusia teori dan pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bratawijaya, T. W. (2006). Upacara perkawinan adat Jawa. Pustaka

Sinar Harapan.

Budiati, A. C. (2010). Aktualisasi diri perempuan dalam sistem budaya Jawa (Persepsi perempuan terhadap nilai-nilai budaya Jawa dalam mengaktualisasikan diri). Pamator Journal, 3(1), 51–59.

Fatmawati, E. (2010). Efektifitas bimbingan pra nikah calon pengantin sebagai upaya dalam mewujudkan keluarga sakinah di BP4 kota Pekalongan. IAIN Walisongo.

Fuadi, H. (2013). Persepsi mediator tentang keberhasilan mediasi dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama Semarang. IAIN Walisongo.

Gunarsa, Y. S. D. (2000a). Asas-asas psikologi keluarga idaman. BPK Gunung Mulia.

Gunarsa, Y. S. D. (2000b). Asas-asas psikologi keluarga idaman. BPK Gunung Mulia.

Handayani, C. S., & Novianto, A. (2004). Kuasa perempuan Jawa. PT LKiS Pelangi Aksara.

Hartiningsih, S. (2009a). Serat Wulang Reh Putri suntingan teks, terjemahan dan kajian makna. Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

Hartiningsih, S. (2009b). Serat Wulang Reh Putri suntingan teks, terjemahan dan kajian makna. Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

Hermawati, T. (2007). Budaya Jawa dan kesetaraan gender. Jurnal Komunikasi Massa, 1(1), 18–24.

Jaapar, H., Zahidah, N., & Azahari, R. (2011). Model keluarga bahagia menurut Islam. Jurnal Fiqh, 8.

Kamidjan, K. (2016). Naskah Serat Wulang Sunu sebuah sastra didaktis: Kajian Filologi. Jurnal Pena Indonesia, 1(1).

Kartono, J. L. (2006). Konsep ruang tradisional jawa dalam konteks budaya. Dimensi Interior, 3(2).

Khamidah, N. (2015). Model kerukunan antar umat beragama di Desa Kuripan Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak. UIN Walisongo.

Kuntjara, E. (2003). Gender, bahasa, dan kekuasaan. BPK Gunung Mulia.

Kurniawan, F. (2011). Kompetensi komunikasi antarbudaya (Studi deskriptif kualitatif tentang kompetensi komunikasi antarbudaya anggota perkumpulan masyarakat surakarta (PMS) etnis Tionghoa dan Jawa). Universitas Sebelas Maret.

Liliweri, A. (2005). Prasangka & konflik: komunikasi lintas budaya masyarakat multikultur. PT LKiS Pelangi Aksara.

Marcella, J. (2004). Arsitektur & perilaku manusia. Grasindo.

Mujtahidah, D. (2015). Pembinaan masyarakat Islam dalam menanggulangi tingginya kawin cerai di KUA Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal. UIN Walisongo.

Nurazizah, N. (2016). Etika Sunda (studi naskah Sanghyang Siksakandang Karesian). UIN Walisongo.

Prasetia, D. U. (2013). Tahapan upacara perkawinan etnik Gayo di Kecamatan Serbejadi Kabupaten Aceh Timur. Unimed.

Puspitasri, F., & others. (2006). Perkawinan usia muda: Faktor-faktor pendorong dan dampaknya terhadap pola asuh keluarga (Studi kasus di desa Mandalagiri kecamatan Leuwisari kabupaten Tasikmalaya). Universitas Negeri Semarang.

Risanti, Y., Agustina, E., & Chanafiah, Y. (2014). Analisis aspek komunikasi antar tokoh dalam novel memburu matahari karya nadjib kartapati dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Universitas Bengkulu.

Riyani, M., & others. (2005). Penggambaran etika Jawa dalam Relief Wiracarita Ramayana di Candi Prambanan, Jawa Tengah. Universitas Negeri Semarang.

Riyawati, D. Y., & others. (2006). Perbedaan kematangan emosi pada perempuan usia 25-35 tahun ditinjau dari tingkat pendidikan dan usia memasuki perkawinan (Penelitian komparatif pada ibu-ibu rumah tangga di RW 5 Desa Tunahan Kecamatan. Keling Kabupaten. Jepara Tahun 2006). Universitas Negeri Semarang.

Rizki, F. S. (2012). Perkawinan campuran Cina-Melayu di Kalimantan Barat. Pontianak: Universitas Tanjungpura.

Sari, N., & others. (2011). Dispensasi nikah dibawah umur (Study kasus di Pengadilan Agama Tangerang Tahun 2009-2010.

Septiana, M. E. (2009). Representasi perempuan Jawa dalam kumpulan komik panji koming: Kocaknya zaman kala bendhu (Studi semiotik representasi perempuan Jawa dalam kumpulan komik panji koming: Kocaknya zaman kala bendhu). UAJY.

Soemanto, R. B. (2014). Sosiologi keluarga.

Subhan, Z. (2004). Kekerasan terhadap perempuan. PT LKiS Pelangi Aksara.

Sudartini, S. (2016). Konsep kesopanan berbicara oleh perempuan dalam budaya Jawa. Widyaparwa, 38(1), 27–34.

Suharyat, Y. (2012). Hubungan antara sikap, minat dan perilaku manusia. Jurnal FKIP: Region, 2(1).

Sukri, S. S., & Sofwan, R. (2001). Perempuan dan seksualitas dalam tradisi Jawa. Kerja sama Pusat Studi Perempuan (PSW), IAIN Walisongo dengan Gama Media.

Sulistyaningrum, Y. (2013). Analisis gender dalam novel mendhung kesaput angin karya: Ag. Suharti (kajian sastra feminis). Universitas Negeri Yogyakarta.

Suma, H. M. A., SH, M., & others. (2015). Kawin beda agama di Indonesia: telaah syariah dan qanuniah. Lentera Hati Group.

Surbakti, F. B. (2009). Kenalilah anak remaja anda. Elex Media Komputindo.

Toha, M. (2014). Perilaku Organisasi.

Wahana, U. A. P. J. S. (2013). Upacara adat pengantin Jawa sebagai wahana ketahanan bangsa. Upacara adat sebagai wahana, 153.

Widiyantri, A. (2011). Pernikahan dini menurut perspektif pelaku pada masyarakat Desa Kertaraharja Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi dan solusi hukumnya.

Widyastuti, S. H. (2014). Kepribadian perempuan Jawa dalam Serat Suluk Residriya dan Serat Wulang Putri karya Paku Buwono IX. Litera, 13(1).




DOI: http://dx.doi.org/10.15548/jk.v7i1.167

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


      

      

    

Free counters!

free hit counter

Creative Commons License
Kafa'ah: Journal of Gender Studies is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright© 2019 - Kafa`ah: Journal of Gender Studies