PENDIDIKAN KEMANDIRIAN BERBASIS GENDER (Nilai Pendidikan Pesantren di Indonesia)

Aziza Meria

Abstract


Independence is one of the goals of education. The value of independence should be inculcated for of human being for independence grow is the most appropriate educational institution.  Boarding school separates male and female students, independence education is  easy to do. Dynamics of more boarding school  is not just a process of education and teaching cognitive, but the emphasis on individual learning and community life, the formation of character, personality, mental and social development in the community. Independent education based on genderis one of the values and behavior should be had male and female students, to mate the survival.

 

Keywords : Independence education, gender and boarding

Copyright © 2012 by Kafa`ah All right reserved

DOI : 10.15548/jk.v2i2.59


Full Text:

PDF

References


Ali, A. Mukti. 1987. Beberapa Persoalan Agama Dewasa Ini. Jakarta: CV. Rajawali.

Daradjat, Zakiah. 1996. Islam dan Kesehatan Mental. Jakarta: Gunung Agung.

Depag RI. 2004. Bina Pesantren Kajian dan Warta Kepesantrenan. Edisi (2), Proyek Peningkatan Pondok Pesantren Depag RI berkerjasama dengan P3M. Jakarta.

Dhofier, Zamakhsyari. 1982. Tradisi Pesantren studi tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES.

Fahrurrozi, Azis dan Erta Mahyudin. 2010. Fiqh Manajerial: Aplikasi Nilai-nilai Ibadah dalam Kehidupan. Jakarta: Pustaka al-Mawardi.

Hasbullah. 2006. Otonomi Pendidikan: Kebijakan Otonomi Daerah dan Implikasinya terhadap Penyelenggaraan Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Kartasasmita, Ginandjar. “Reaktualisasi Nilai-nilai Kepesantrenan” dalam www. Ginandjar.com.

Madjid, Nurcholis. 2010. Masyarakat Religius: Membumikan Nilai-Nilai Islam dalam Kehidupan. Jakarta: Paramadina.

Mas’ud, Abdurrahman. 2002. “Sejarah dan Budaya Pesantren” dalam Ismail SM. ed. Dinamika Pesantren dan Madrasah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Nasir, Ridwan. 2005. Mencarari Tipologi Format Pendidikan Ideal: Pondok Pesantren di Tengah Arus Perubahan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Nurcholis. 2005. Manajemen Berbasis Sekolah: Teori, model dan Aplikasi. Jakarta: Grasindo.

Patoni, Achmad. 2007. Peran Kiai Pesantren dalam Partai Politik. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Qomar, Mujamil. Pesantren dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Sidi, Indra Jati. 2001. “Otonomi Daerah di Bidang Pendidikan” dalam Jurnal Studi Pembangunan, Kemasyarakatan dan lingkungan. Vol. 3. No. 1.

Syukur, Fatah. 2008. “Sistem Nilai dalam Budaya Organisasi Pendidikan di Pesantren”. dalam Jurnal Penelitian Walisongo. Volume XVI. Nomor 2. November.

Smart, Mollier and Russel C. Smart. Adolecent development and relationship. New York: macmillah Publishing CO. Inc. 2 Edition.

Wehr, Hans. A Dictionary of Modern Writing Arabic. Beirut: Libraire du Liban

Zarkasyi, Abdullah Syukri. 2005. Gontor dan Pembaharuan Pendidikan Pesantren. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

_____. 2011. “Menggagas Pendidikan Berkarakter Ala Gontor” dalam Gontor. Edisi 03 Tahun IX Juli.

Shah, M. Aunul Abied Shah et.al. 2001. Islam Garda depan Mosaik Pemikiran Islam Timur tengah. Bandung: Mizan.




DOI: http://dx.doi.org/10.15548/jk.v2i2.59

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


                

Free counters!

free hit counter

Creative Commons License
Kafa'ah: Journal of Gender Studies is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright© 2019 - Center of Gender and Child Studies (PSGA) - All rights reserved