KEBIJAKAN PENDIDIKAN RESPONSIF GENDER

suryanef suryanef

Abstract


The policies of a school tend to be no gender value and no a wise  affirmation applied to the broadening  of women's access to continuing education to a higher level or go on to university. The efforts made by the community, school, or government for the extend of women's access to secondary education remains piecemeal. For that we need the synergy in developing strategic policies involving tripartite, where the role of local government as a policy initiator.

 

Keywords : Gender-responsive education policies, expanding access, women

Copyright © 2013 by Kafa`ah All right reserved

DOI : 10.15548/jk.v3i2.60


Full Text:

PDF

References


Arivia, Gadis. 2002. ”Kebijakan Publik dalam Pendidikan : Sebuah Kritik dengan Perspektif Gender” dalam Jurnal Perempuan 23. Jakarta : Yayasan Jurnal Perempuan.

Bogdan, RC. & Biklen, SK. 1998. Qualitative Research in Education : An Introduction to Theory and Methods. Boston : Allyn and Bacon.

Depdiknas.(2003. Materi Sosialisasi Pengarusutamaan Gender Bidang Pendidikan. Materi Workshop Capacity Building Stakeholder Pendidikan di Kusuma Sahid, 20-22 Oktober.

Fadhil, Jabir Khaidir. 2002. Isu-isu Gender dalam Pembangunan. Makalah disampaikan dalam Forum Pelatihan Metodologi Berperspektif Gender, yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Padang, 19-20 Juni.

Fakih, Mansour. 1996. Analisis Gender. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Ihromi, Tapi Omas. 2000. Penghapusan Diskriminasi Terhadap Wanita. Bandung: Alumni.

Lerman, Hannah & Natalie Porter. 1990. Feminist Ethic in Psichoteraphy. New York: Springer Publishing Co. Inc.

MacDonald, Mandy (ed.). 1993. Gender Planning in Development Agencies Meeting the Challenge. London: Oxfom Publication.

Miles, Mattew B. & A. Michael Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif. Jakarta : UI Press.

Moleong, Lexy J. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Moore, A. Hellen & Jane C. Ollenburger. 1996. Sosiologi Wanita. Jakarta: Rineke Cipta.

O’Neil, William. 2001. Ideologi-ideologi Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Singarimbun, Masri dan Sofian Effendi (ed.). 1989. Metode Penelitian Survei. Jakarta : LP3ES.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Sukesi, Keppi. 2002. Teknik Analisis Gender dalam Kebijakan Pendidikan : Gender Analysis Pathway (GAP). Makalah disampaikan dalam Lokakarya Metodologi Penelitian Gender yang diselenggarakan oleh DIRBINLITABMAS-Dikti, Batu-Malang, 16-20 Juni 2002.

Supriandi, Yusuf, dkk. 2001. Fakta, Data dan Informasi Kesenjangan Gender di Indonesia.

Tan, Mely G. 1997. ”Perempuan dan Pemberdayaan ” dalam Smita Notosusanto, dkk. (Penyunting). (1997). Perempuan dan Pemberdayaan. Jakarta: Kerjasama Pascasarjana UI dengan Harian Kompas dan Penerbit Obor.

Tilaar, H. A. R. 1999. Pendidikan, Kebudayaan dan Masyarakat Indonesia. Bandung: PT. Rosdakarya.

Vredenbergt, J. 1979. Metode dan Teknik Penelitian Masyarakat. Jakarta : Gramedia.

Worrell, Judith & Pam Remer. 1992. Feminist Perspectives in Theraphy: An Empowerment Mode




DOI: http://dx.doi.org/10.15548/jk.v3i2.60

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


                

Free counters!

free hit counter

Creative Commons License
Kafa'ah: Journal of Gender Studies is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright© 2019 - Center for Study Gender and Child (PSGA) - All rights reserved